Parade ogoh-ogoh dan Nyepi Wisata budaya di Bali


Apa yang menarik dari Bali selain pantai pantainya yang sangat eksotis dan indah? Banyak sekali. Slaah satunya adalah parade ogoh-ogoh, yaitu pertunjukan Bhuta Kala yang ditampilkan dengan suatu makhluk yang sangat besar dan sangat menakutkan.

Parade ogoh-ogoh


Parade ogoh-ogoh ini diadakan setiap sore hati menjelang Nyepi. Parade ogoh-ogoh lebih jelasnya adalah parade dengan membawa patung besar yang dibuat terlihat besar dan sangat menakutkan. Boneka besar itu gambaran dari Bhuta Kala.

Nama Bhuta Kala sendiri memiliki arti Bhut yang artinya besar, dan Kala, yang artinya waktu. Waktu yang sangat tepat untuk melihat parade pertunjukan ogoh-ogoh ini adalah sore hari karena memang diadakan sore hari menjelas Nyepi.

Ogoh-ogoh sendiri yang sangat besar dan dibawa oleh beberapa orang tentu akan membuat jalanan menjadi macet. dengan begitu, anda sebaiknya menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi anda untuk memudahkan perjalanan. setelah ogoh-ogoh selesai, dilanjut dengan mengadakan Nyepi.

Nyepi

Ya, Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan dengan 4 pantangan yang wajib untuk dilakukan oleh umat Hindu yaitu Amati Geni atau pantangan menyalakan api, lalu Amati Karya atau menghentikan aktifitas kerja, lalu Amati Lelanguan atau pantangan menghibur diri/menghentikan kesenangan, dan Amati Lelungan yaitu pantangan bepergian.

Dengan empat pantangan wajib yang dilakukan oleh masyarakat Hindu Bali pada saat Nyepi, suasana yang terjadi disana benar benar luar biasa. Suasana yang tidak akan anda dapatkan di manapun. Sepi, sunyi, tenang, gelap, berpadu sangat indah menjadikan keheningan dan kedamaian yang sangat luar biasa, bisa disebut sangat jarang sekali kita rasakan. anda bisa menikmati hari raya Nyepi di hotel hotel yang berada di tengah keramaian kota dan merasakan sendiri perbedaannya yang sangat signifikan.

Selain itu, harga hotel juga bisa relatif murah. Alhasil, dengan diadakannya Nyepi, mencapai 20.000 ton emisi berhasil dikurangi setiap Nyepi diadakan. Para aktifis di Bali juga mengusulkan kepada PBB perayaan Nyepi juga dilakukan di seluruh dunia, tidak hanya di Bali saja sebagai World Silent Day. Karena terbukti manfaat yang sangat besar kepada bumi yaitu mengurangi emisi dan ‘mengistirahatkan’ berbagai aktifitas dan mengurangi penggunaan listrik juga pengurangan emisi. Selain ogoh-ogoh dan Nyepi, masih banyak tradisi Bali yang perlu kita ketahui.