Pulau Dua atau Pulau Burung


Jenis wisata apakah yang paling anda sukai atau yang paling sering anda kunjungi? Kebanyakan orang memilih pantai sebagai tempat atau destinasi liburan dan berwisata mereka. Pantai memang memiliki banyak sekali daya tarik yang sangat sayang sekali untuk anda lewatkan.

Pulau Burung


Pasir putihnya yang hangat, biru jernihnya air laut yang menyegarkan pandangan, berbagai olah raga air yang menyenangkan seperti banana boat, speed boat, surfing, dan diving juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak sekali orang yang memilih pantai untuk berlibur. Namun, ada juga orang orang yang memilih tempat yang jauh dari keramaian sebagai tempat destinasi berlibur mereka, sebagai contoh, misalnya adalah gunung.

Mendaki gunung dan menikmati panorama dari atas gunung atau dari puncak gunung akan memberikan kesan yang menyejukkan sekaligus menyenangkan. Nah, jika anda menyukai wisata alam seperti itu, tempat yang satu ini sangat dianjurkan bagi anda untuk dikunjungi sekaligus untuk menyaksikan langsung keindahan alam yang disuguhkannya.

Tempat tersebut terletak di Banten, Provinsi Banten. Tempat ini disebut dengan Pulau Dua, atau juga dikenal sebagai Pulau Burung. Pulau ini memiliki keindahan alam laut nya yang sangat menakjubkan. Selain itu, gugusan karang karang nya juga disebut sebut menjadi daya tarik yang utama dari tempat ini. pulau yang memiliki luas sebesar 30 hektar ini memiliki keunggulan lain, yaitu berbagai jenis burung yang hinggap di pulau ini antara bulan April dan bulan Agustus.

Ada sekitar 60 jenis burung mendatangi pulau ini dari berbagai belahan dunia! Dan angkanya mencapai sekitar 40.000 burung hinggap di pulau ini yang terbang dari benua Australia, benua Asia, dan juga benua Afrika. Daya tarik ini lah yang berhasil menyedot rasa penasaran para pewisata yang ingin menyaksikan langsung puluhan ribu burung dengan jenis yang sangat beragam berkumpul di satu pulau yaitu Pulau Dua atau pulau Burung.

Untuk mencapai pulau Burung atau pulau Dua ini, anda bisa menggunakan perahu tradisional, atau berjalan kaki yang bisa memakan waktu 15 hingga 30 menit yang ada di Desa Sawah Luhur, Kasemen. Namun, akibat dari sedimentasi, pulau ini hampir menyatu dengan Pulau Jawa. Jadi, tunggu apa lagi untuk menyaksikan puluhan ribu jenis burung di pulau yang sama dan sangat indah?